#UMENshow: Panna Cotta Triple Berries

Tiba-tiba linimasa saya seliweran foto Panna Cotta berkat @aMrazing, duh..jadi kepikiran pengen modifikasi makanan ini sejak lama. Lalu karena “dosa” besar saya, blog ini terlalu lama ga update soal resep masakan. Maka dengan itu saya persembahkan kepada pembaca blog ini sebuah resep modifikasi terbaru dari saya, Panna Cotta Triple Berries.

Panna Cotta Triple Berries (final)

Emang modifikasinya kayak apa sih?

Sebenernya simpel sih, cuma pas membuat sausnya ditambahkan buah Blueberry kalengan plus sirupnya. Selain itu saat penyajian juga ditambahkan buah Raspberry. Maka itulah saya menyebutnya “triple berries”, karena menggunakan 3 buah beri sekaligus dalam satu sajian.

Cus..ah, nih resep Panna Cotta-nya..

Bahan-bahan:
*bahan dasar
– 1 liter susu
– 500 gr krim
– 40 gr gelatin (larutkan dengan 50-100 ml air)
– 200 gr gula
– 1 sdt vanili

*bahan saus
– 500 gr buah Strawberry
– setengah kaleng (sekitar 150-200 gr) buah Blueberry kalengan, masukkan dengan sirupnya
– 100 gr gula pasir (atau sesuai selera)
– air secukupnya, untuk mengatur kekentalan dan rasa saus
– 1 sdm perasan air jeruk nipis atau lemon

*bahan pelengkap
– pucuk daun mint
– buah Raspberry

Panna Cotta - Behind the cook

Cara membuat:
– Campur dan panaskan semua bahan dasar dengan api kecil. Biarkan semua bahan mendidih sambil diaduk secara perlahan-lahan dan sesering mungkin.
– Jika sudah mendidih, diamkan sebentar lalu segera masukkan ke dalam cetakan atau gelas saji. Biarkan uap berkurang lalu masukkan ke dalam lemari pendingin.
– Lalu untuk membuat sausnya, blender buah Strawberry dengan sedikit air. Lalu masak dengan mencampurkan semua bahan saus. Jika saus sudah cukup kental, segera angkat. Jangan memasak saus terlalu lama karena kandungan gula akan membuat bahan saus mengkaramel.
– Sajikan Panna Cotta yang sudah jadi beserta saus dan bahan pelengkapnya.

Panna Cotta - END

Oh iya, takaran yang saya buat dalam artikel ini adalah hasil jadi dalam jumlah besar. Cocok untuk acara berbuka puasa bersama yang hasil jadinya adalah sekitar 30 cetakan/gelas kecil. Saran saya untuk pembaca yang ingin membuat dengan skala kecil, silahkan kurangi porsi bahan dasar dan bahan saus hingga setengahnya.

Jadi..selamat mencoba! 😀

—————

Tingkat Kesulitan: Mudah

Tips:
Ada banyak merk krim yang tersedia di toko yang menjual bahan kue. Jika ingin menyamakan dengan yang saya pakai, saya memakai yang merknya Mero dan dijual di Titan Baking. *eh ini bukan promosi sih, cuma share aja biar gampang* 😆

Titan Baking
Jl. RS Fatmawati no 22A
Cilandak Barat
Jakarta Selatan 12430
Telp: +6221-7692329
Faks: +6221-7668137

—————
*terima kasih untuk @regycleva dan @RiekaAjah atas fotonya 😉

27 thoughts on “#UMENshow: Panna Cotta Triple Berries

    • Suhu ruangan juga menentukkan tekstur, Chik. Kalo masih dari kulkas teksturnya agak padat dan bagus. Kalo kena panas dia agak melumer…seperti di foto ini, sebenernya yang di atas itu versi gagalnya. Soalnya bikin di Cibubur, tapi fotonya di Bekasi. Udah gitu ga bawa pendingin juga, hahahaha… * malah curhat * 😆

    • Ga dijual, hahahaha… Bikin aja, Tin :p

      Dijual kalo gue udah punya toko atau resto sendiri ya.. * amin ya Allah *

  1. Aku sukaaa banget bikin puding. Pengen coba bikin juga ah. xD
    Kalau bikin layered di gelas gitu lucu kali ya, Men.
    Panna cotta – selai berry – panna cotta – selai berry – panna cotta. ( ‘ Q ‘ )
    itu mah jadinya puding biasa ya.. -____-“

    • Penyajian ini juga bisa di gelas dan dibuat berlapis kok, Put. Tapi kalo bisa jangan yang terlalu beku, alias puding yang lembek kayak Mousse gitu..

  2. Pingback: Panna Cotta with Blueberry Sauce | Novita Kristiana

  3. Mas, apa krim bisa diganti dengan whipp cream bubuk (hann) dan gelatin diganti agar-agar? akan mempengaruhi rasa & tekstur tidak?

    • Haloooo…

      Saya belum pernah mencoba dengan bubuk whipped cream, tapi setahu saya whipped cream cocok sebagai hasil akhir pada kue dan makanan ringan lainnya. Sedangkan dalam pembuatan Panna Cotta ini tekstur whipped cream sepertinya tidak akan cocok, Panna Cotta dan puding sangat cocok jika menggunakan fresh cream. Tentu akan ada perubahan tekstur dan rasa itu sendiri. Kandungan lemak keduanya juga berbeda.

      Gelatin bisa diganti dengan agar-agar, tapi sekali lagi kemungkinan hasil dan teksturnya juga mengalami perbedaan.

      Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *