[Review] Serunya Berkreasi Dengan Samsung GALAXY Ace 3

Saya sudah menggunakan Samsung GALAXY Ace 2 hampir setahun. Bagi saya, Samsung GALAXY Ace 2 bisa memenuhi kebutuhan saya dalam menikmati fitur smartphone. Misalnya menggunakan aplikasi social media yang sedang tren saat ini, melakukan edit foto dengan berbagai sticker dan filter, hingga kemampuan kinerja Dual Core 800MHz Processor yang baik untuk penggunaan aplikasi yang berat.

Belakangan saya mendengar kabar jika Samsung GALAXY Ace 3 sudah masuk ke Indonesia. Sebagai pengguna seri ini sebelumnya, saya menyambut baik kabar tersebut. Maka tak pikir lama lagi…jeng jeng! Akhirnya saya punya Samsung GALAXY Ace 3 yang selama ini saya tunggu kehadirannya. Ah senangnya punya handphone baru~!

CoverSamsungAce3

Samsung GALAXY Ace 3

Jika membandingkan dengan Samsung GALAXY Ace 2, ukuran Samsung GALAXY Ace 3 jauh lebih besar. Saya menyukai layarnya yang juga makin lebar. Memudahkan saya saat melakukan pengetikan melalui QWERTY di layar sentuhnya. Uniknya lagi, beratnya ternyata lebih ringan dari Samsung GALAXY Ace 2.
Ace2Ace3
Bicara soal antusiasme saya terhadap Samsung GALAXY Ace 3, itu dikarenakan banyak fitur pada Samsung GALAXY Ace 3 yang merupakan fitur di smartphone yang berharga lebih mahal. Dengan harga terjangkau sekitar 2,1 juta, saya bisa mencoba fitur unggulan seperti Sound & Shot maupun Best Photo. Fitur Sound & Shot adalah fitur yang memungkinkan pengguna merekam suara saat mengambil foto. Sedangkan Best Photo, kamera akan untuk melakukan burst shot, lalu memilih foto terbaik secara otomatis. Jadi saat berbagi cerita dengan orang lain jadi makin seru.. *joget-joget*

Tak hanya itu saja, saya kini tak perlu mengunduh aplikasi foto panorama lagi. Mode foto panorama telah dibenamkan pada kamera 5 Megapixels di Samsung GALAXY Ace 3. Horeeee! 😆

Panorama

Fitur panorama-nya cukup oke, gak ada gambar yang putus.

Samsung GALAXY Ace 3 sudah dilengkapi dengan OS terbaru yaitu Android 4.2 Jelly Bean. Kinerjanya yang menjadi lebih baik, memberi kesempatan saya yang selama ini mengidam-ngidamkan aplikasi Android yang hanya berkerja pada versi 4.2 Jelly Bean. Saya sekarang bisa benar-benar menikmati fitur video di aplikasi Instagram, karena pada Android versi sebelumnya fitur ini tidak berjalan dengan maksimal.

Gak mau ketinggalan dengan yang lain, sekarang saya juga sudah memiliki akun Vine. Kini saya bisa bercerita lebih banyak tentang serunya traveling dan kuliner (yang mana keduanya adalah hobi saya) dengan video singkat melalui Vine. Oh iya, dengan Android terbaru pada Samsung GALAXY Ace 3, saya juga bisa mengunduh Moves, sebuah aplikasi yang dapat mencatat berapa langkah yang kita jalani setiap hari. Aplikasi ini juga dapat mencatat rute yang kita tempuh, dan data yang tercatat bisa dibilang cukup akurat.

Semua aplikasi tersebut dan beberapa aplikasi social media yang sedang populer saat ini berjalan mulus dengan Dual Core 1 GHz Processor. Berikut video di Vine yang saya buat dengan menggunakan Samsung GALAXY Ace 3:

Yang juga menarik perhatian saya dari Samsung GALAXY Ace 3 ini adanya fitur S Voice. S Voice adalah mesin assistance penjalan-perintah berbasis suara. Dengan menggunakan suara, saya dapat mengaktifkan telepon, menjawab panggilan masuk atau bahkan mengambil foto. Hihihi…keren yah! 😀

Dan sebagai penyuka jalan-jalan, saya ternyata masih dimanjakan dengan kehadiran superior performance lain yaitu S Travel. S Travel memberikan rekomendasi, panduan wisata, dan hal berguna lainnya saat melakukan perjalanan. Wah…traveler juga harus punya nih! Makin banyak kreasi yang bisa dilakukan di Samsung GALAXY Ace 3, makin seru juga buat ceritain ceritamu. 😆

Gimana…jadi makin pengen kan punya smartphone beneran sekeren ini?

Tips:
– Cara screen capture ~> tekan tombol “Home” dan “Power/Lock Key” secara bersamaan. Tahan hingga proses capture selesai.
– Beberapa aplikasi edit foto selain Instagram yang saya gunakan dengan baik di Samsung GALAXY Ace 3 antara lain Snapseed dan PicsArt.

Cara Mudah Membuat “Japanese Curry”

Sebenarnya tulisan ini bisa dibilang bukanlah sebuah resep seperti yang biasa saya buat, tapi lebih tepatnya “cara membuat”. Alasannya, beberapa bahan utama yang digunakan dalam menu ini bukanlah saya racik sendiri, melainkan membeli yang sudah jadi.

Tapi bagaimanapun juga, semoga tulisan ini menyampaikan pesan bahwa membuat kari ala Jepang tidak sesulit yang dibayangkan. Jadi makin banyak pembaca yang menyukai serunya memasak. Hohoi~! ^^
JapaneseCurry2

Bahan-bahan:
– 500 gram daging sapi, potong sekitar 2 cm, oh iya…daging sapi juga bisa diganti dengan daging ayam (kalo ada yang mau pakai pork juga silahkan, hehe..)
– 4-5 buah kentang, kupas, potong dadu
– 2-3 buah wortel, kupas, potong dadu
– 1 buah paprika hijau, potong 2 cm
– 1 buah bawang bombay, potong kasar
– 1 kemasan kari Jepang, biasanya dalam 1 kemasan terdapat 2 cup, dapat dibeli di supermarket seperti Papaya Melawai kawasan Blok M
– 1,5 liter air

Cara membuat:
– Rebus daging dalam air mendidih, setelah proses memasak berjalan 10 menit, kemudian masukkan wortel dan kentang secara bersamaan.
– Setelah 30 menit, masukkan paprika dan bawang bombay. Setelah terlihat layu, tambahkan dadu kari ke dalam panci.
– Aduk hingga semua kari larut dan kuah terlihat cukup kental.
– Angkat dan sajikan bersama nasi hangat.

Porsi tersebut bisa untuk 12 orang. Tapi jangan khawatir, kalian bisa membuat dengan porsi yang lebih kecil. Gunakan 1 cup kari dengan menggunakan setengah bahan-bahan yang ditulis di atas.

JapaneseCurry

Jangan ngiler ya! :p

Makin ngiler kan? Yuk coba membuat kari ala Jepang sendiri di rumah! ^^

Selamat mencoba yaaaa….


Terima kasih buat Teteh Erni yang udah rela disuruh-suruh jadi “model tangan” di video Vine-nya. Sayang ya cahayanya kurang, jadi hasilnya kurang memuaskan. Hahaha… 😆

Menikmati Kemewahan Big Bird Premium Sambil Bertamasya

Apa rasanya bertamasya sambil menikmati kemewahan dalam sebuah armada? Sebuah pengalaman yang menyenangkan.
Beberapa waktu lalu, saya beserta beberapa teman blogger dan pengguna media sosial, berkesempatan menjadi penumpang yang mencoba fasilitas mewah dari Big Bird Premium. Dalam kesempatan tersebut, kami diajak untuk menikmati layanan layaknya kelas bisnis di pesawat–eits, tapi ini di dalam bus!

CoverBlueBird

Mari Tamasya ke Taman Safari bersama Big Bird Premium! ^^

Kami berkumpul di kantor pusat Blue Bird yang terletak di daerah Mampang sebagai tempat keberangkatan. Sekitar pukul 7 pagi, bus dengan kapasitas 12 tempat duduk tersebut berangkat. Tujuan kami adalah bertamasya mengunjungi Taman Safari, Cipanas, Puncak, Bogor.

KursiNyaman

Tempat duduk yang nyaman layaknya kursi kelas bisnis di pesawat.

Saat memasuki bus, ada rasa kagum di dalam hati saya. Tempat duduk super mewah mengingatkan saya akan tempat duduk kelas bisnis di dalam pesawat. Masing-masing dilengkapi dengan LCD beserta earphone untuk menikmati hiburan berupa film dan musik, fitur pijat dan power outletatau “colokan”. Sandaran tempat duduk bisa kita atur ketinggiannya, tak hanya itu, penyangga kaki juga bisa dinaikkan saat kita ingin merebahkan diri. Jangan khawatir jika hal tersebut masih kurang nyaman, karena bantal kecil dan selimut juga disiapkan di masing-masing tempat duduk untuk menambah kenyamanan bagi semua penumpang.

LayarDanPijat

"Colokan", tombol untuk pijat dan LCD di tiap kursi penumpang dengan berbagai macam video musik maupun film.

Sambil menikmati perjalanan menuju Taman Safari, kami dilayani oleh chaperone yang menawarkan camilan dan minuman ringan. Tapi jika merasa bosan dan butuh hiburan, Private Meeting Roombisa kita manfaatkan sebagai ruang karaoke. LCD TV 22 inch yang berfungsi sebagai layar presentasi bisa kita gunakan sebagai layar karaoke. Tinggal pilih lagu melalui tombol di mikrofon, lagu pun siap diputar. Hehehe…seru! ^^

Interior

Private Meeting Room (dengan model @JennyJusuf) yang dilengkapi LCD TV 22 inch berguna sebagai ruang presentasi, hiburan serta ruang karaoke. Terdapat juga jaringan Wi-Fi Onboard, pantry dan toilet.

Di dalam bus juga terdapat jaringan Wi-Fi, pantrydengan tempat mencuci piring, air panas dan air dingin untuk membuat minuman, lemari es mini, sampai dengan toilet yang bersih. Benar-benar armada yang lengkap!

HaveFun

Nyanyi bersama~! ^^

Perjalanan yang macet dilalui tanpa membosankan, karena saya menikmatinya dengan fasilitas lengkap yang ada di Big Bird Premium. Apalagi kami juga bersenang-senang saat sampai di lokasi, macet saat perjalanan pun langsung terlupakan. Kapan lagi kan naik armada mewah seperti itu? Bahkan kabarnya, Fatin (iya…penyanyi itu) juga pernah naik Big Bird Premium ini lho.. Hihihi.. 😆
TamanSafari
Terima kasih Blue Bird atas kesempatannya! Lain kali ajak saya lagi yaaaa~! 😉


Big Bird Premium Service
24-hour Call Center (021) 798 0808
www.bluebirdgroup.com

North Sumatera Trip (part 3): Keliling Medan Sambil Makan-Makan!

Taksi lokal yang membawa saya menuju Medan dari Parapat – Danau Toba tiba di kota saat siang hari. Namun karena harus mengantar penumpang lain yang jaraknya cukup berjauhan dari Hotel Santika tempat saya menginap, saya baru bisa check-in menjelang pukul 4 sore. Ada rasa lelah yang membebani tubuh, tapi semangat untuk berkeliling kota Medan sambil makan-makan meruntuhkan kelelahan itu.

WisataMedan

Kediaman Tjong A Fie, Dinas Kebudayaan & Pariwisata, Gedung Juang '45 dan Masjid Raya Medan (kiri atas searah jarum jam)

Saya membuka kertas berisi daftar tempat-tempat menarik di kota Medan sambil merebahkan diri di atas kasur empuk super nyaman sore itu. Saya juga sempat nge-tweet untuk menanyakan tempat makan enak yang ada di Medan. Beberapa teman merekomendasikan banyak tempat wisata dan tempat makan. Lalu saya berpikir, “Apakah semua ini bisa saya kunjungi hanya dalam waktu 2 malam 1 hari? Karena lusa pagi-pagi sekali saya sudah harus pulang kembali ke Jakarta..”
Continue reading »