Udang Jamur Nanas Saus Tiram & Tumis Bayam Jagung Manis

Tiba-tiba ketika sedang di kantor–yang kebetulan memiliki dapur yang cukup bagus–hasrat memasak saya timbul lagi. Random. Kalo galau ga jelas kadang suka pengen masak. Haha.. 😆

Beranjaklah saya ke supermarket terdekat untuk belanja bahan-bahan memasak. Pengen masak apa, itu nanti saja. Yang penting belanja dulu. Kadang ide muncul belakangan. *seenaknya* :p

Bahan-bahan seperti udang, nanas, jamur, paprika, bayam, hingga jagung manis langsung masuk ke keranjang belanjaan. Masak apa ya? Makin bingung juga sih. Setelah lama berpikir, akhirlah terlintas untuk membuat Udang Jamur Nanas Saus Tiram & Tumis Bayam Jagung Manis. Menu pertama adalah resep yang saya buat setelah pengalaman makan-makan saya di Singapura dan Thailand. Inspirasinya dari kedua negara tersebut. Sedangkan menu yang selanjutnya merupakan menu yang biasa Mamah saya buat di rumah.
masak1
Continue reading »

Mercure Jakarta Simatupang Hotel: Makan, Santai dan Tidur!

Beberapa minggu yang lalu saya mendapat kesempatan untuk mengunjungi Mercure Jakarta Simatupang Hotel. Mercure sendiri merupakan merek non-standar dari Accor, hotel terkemuka di dunia dengan lebih dari 3.500 hotel dan 145.000 karyawan di 92 negara. Ngapain aja saya di sana? Sudah pasti untuk makan! Wohoooo~

Setelah saya disambut oleh penjaga pintu yang ramah, saya pun langsung menuju lobby hotel yang bersebelahan langsung dengan Restoran Graffiti, tempat saya akan memanjakan perut dan lidah. Sekitar 10 menit saya menunggu, saya kemudian diajak oleh Anti, PR and e-Communication Manager Mercure Jakarta Simatupang, menuju Restoran Graffiti. Sambil berbincang-bincang, Anti mengatakan jika konsep Restoran Graffiti maupun hotel ini dipenuhi unsur-unsur Indonesia. Benar saja, saya melihat jejeran kaleng kerupuk yang biasa saya temui di warung-warung menghiasi dinding Restoran Graffiti. Unik!

Mercure5

Lalu makan apa aja, Men?
Sabar…akan saya ceritakan semuanya. Pertama-tama, saya langsung memesan 2 minuman sekaligus. Hihihi… :p

Yang pertama adalah Lychee Ice Tea, minuman yang paling sering dipesan orang di restoran ini. Rasa manisnya pas dan rasa asam dari leci juga tidak membuat perut saya kaget. Tapi yang jadi favorit saya adalah Virgin Mojito-nya! Lime juice, soda water and mint leaves! 3 unsur yang memang saya sukai. Saya suka asam, minuman bersoda dan sensasi dingin daun mint. Juara deh.

Mercure1
Continue reading »

Jamuan Makan Siang bersama Maître Cuisinier de France, Master Chef Patrick Farjas!

Jumat malam tanggal 7 September lalu tiba-tiba @fairyteeth “mencolek” saya di BBM, “Beb, kamu mau ga dateng ke acara makan di Hotel Century Park? Ketemu Master Chef dari Perancis..” Tanpa berkata-kata lain, saya langsung menjawab, “MAU!!”

Bayangkan…saya akan bertemu Master Chef Patrick Farjas, seorang Maître Cuisinier de France!! Maître Cuisinier de France (Master Chef dari Perancis) sendiri adalah titel bergengsi yang ingin dimiliki oleh banyak koki, karena tidak semua koki bisa menjadi Cuisinier Maître. Kesempatan langka ini berkat sebuah blog mengenai wisata kuliner yaitu http://ceritaperut.blogspot.com yang berdomisili di Bandung. Malam itu juga saya diberi tahu oleh @ceritaperut untuk datang esok harinya jam 11:30 siang di Hotel @atletcentury Park, Senayan.

SocMedFeast

Sambil mencicipi welcome drink berupa Coffee Jelly yang dingin dan lembut itu, kami mendengar sedikit cerita tentang Master Chef Patrick Farjas. Ia memiliki obsesi menjadi seorang koki dari masih kecil. Ya walaupun sempat ditentang oleh keluarga, ia membuktikan kalau menjadi seorang koki adalah jalan hidupnya dalam berkarir yang sebenarnya. Pengalamannya bertahun-tahun menjadi koki juga telah membawanya menjadi Executive Chef Plumed Horse di Saratoga – Bay Area & Olympic Club Lakeside, San Francisco.
CoffeeJelly

Terus kapan makannya deh, Men?
Eiiitttsss…tak lama menunggu para pelayan masuk membawa hidangan pembuka yaitu salad. Dilihat dari presentasinya yang sederhana mungkin orang akan melihat dengan tidak tertarik. Tapi ketika salad itu masuk mulut, nyeeesss…rasa segar muncul di lidah. Rasa asam yang sedikit kuat dan aroma bawang–yang menurut saya–ringan sangat cocok dengan kesegaran dari sayuran yang tersaji. Dan sebagaimana salad yang baik adalah tidak adanya tanah yang tertinggal di pangkal bawah selada, salad ini sempurna di mata saya. Hehe…

Salad

Crispy Skin Cajun style Tasmanian Salmon with Tropical Salsa… Apa tuh, Men?
Ngiler ngeliatnya? Huihihi… Menu utama ini saya beri nilai 8!
TasmanianSalmon
Salmon yang dimasak garing bagian luarnya dan dengan menyesuaikan tingkatan pedas ini memiliki tekstur lembut di dalam. Jika saja ikan ini dimasak terlalu matang, bisa saja rasa juicy-nya hilang. Tapi ketika saya memakannya, rasa segar salmon itu justru mendominasi. Yang menjadi nilai tambah dari hidangan ini adalah adanya after-taste (yang saya sendiri kesulitan menemukan dari mana rasa itu berasal) yang masih bisa saya rasakan selama beberapa menit di mulut. Mungkin kalian akan merasa saya lebay alias berlebihan menuliskan ini, tapi begitulah adanya yang saya rasakan di lidah. 🙂

Soal Tropical Salsa saya mendapati rasa yang eksotis mulai dari mangga, nanas, lemon, paprika, bawang dan sentuhan pedas cabai. Hmmm…untuk yang ini cukup mudah ditiru kok, bahkan Chef Patrick juga bilang ini bisa kita buat secara mudah di rumah.

Untuk penyajian yang ditemani oleh nasi, saya berpendapat mungkin untuk menyesuaikan dengan konsumsi masyarakat Indonesia. Tapi kalau pun harus disajikan dengan kentang memang menurut saya malah kurang cocok. Uniknya lagi, penyajian nasi berbentuk kerucut ini terinspirasi oleh bentuk dari Nasi Tumpeng khas Indonesia. Yups…Chef Patrick Farjas pernah terkesan oleh Nasi Tumpeng saat kunjungannya pertama ke Indonesia.

Nah…tinggal menu penutup nih. Apa menunya, Men?
Chef Patrick bilang, ini cuma Apple Tart biasa. Tapi…dibuat secara khusus hanya untuk acara #SocMedFeast ini saja. Huwowwww!
Apple Tart_final
Rasanya? Duh…saya suka krim putihnya. Lembut dan manisnya pas ketika memakan bersama lapisan atas Apple Tart ini. Apalagi di bagian bawah potongan apel ada keju dengan rasa asin ringan, menjadikannya lezat. Jujur saya katakan presentasinya sungguh biasa saja, tapi soal rasa…..Apple Tart manis ini menjadi penutup yang “manis” di kesempatan istimewa ini. 😀

IMG_1214

——-
Chef Patrick Farjas bisa ditemui di
Century Park Hotel
Jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta 10270
pfarjas@atletcentury.com | www.atletcentury.com | fb.com/hotelatletcenturypark | twitter.com/atletcentury
——-
Tulisan mengenai jamuan makan ini juga bisa dilihat di http://ceritaperut.blogspot.com *jangan lupa mampir yaaa… 😉 *
Terima kasih untuk @ceritaperut @stefkurniadi @rizkymamat @SaritaSutedja dan @fairyteeth

#UMENshow: Panna Cotta Triple Berries

Tiba-tiba linimasa saya seliweran foto Panna Cotta berkat @aMrazing, duh..jadi kepikiran pengen modifikasi makanan ini sejak lama. Lalu karena “dosa” besar saya, blog ini terlalu lama ga update soal resep masakan. Maka dengan itu saya persembahkan kepada pembaca blog ini sebuah resep modifikasi terbaru dari saya, Panna Cotta Triple Berries.

Panna Cotta Triple Berries (final)

Emang modifikasinya kayak apa sih?
Continue reading »

Paket Manis dari @nutrifood dan @TropicanaSlim

Saat pulang kerja kemarin, saya dikejutkan oleh sebuah paket. Dari kemasannya, saya mengenali paket tersebut. Karena sebelumnya pun saya pernah menerima paket dari pengirim yang sama, yaitu @nutrifood. Waaahhh….asik!

Udah tahu isinya pasti produk makanan, saya langsung buka kemasannya. Ternyata benar, saya dikirimi lagi paket manis @TropicanaSlim. *lari-lari keliling kampung*

IMG_0524

Continue reading »

#ACI2011: Pindang Patin Yang Kucinta

Inilah pengalaman daku saat berpetualang Aku Cinta Indonesia di Palembang. Beberapa rumah makan yang menyediakan pindang patin daku coba. Semua memiliki ciri khas yang berbeda-beda. Mulai dari kuahnya yang kental dan agak sedikit cair, mulai dari tingkat kepedasannya, hingga dari aroma amis ikan patin yang berbeda-beda di setiap rumah makan. Semua tergantung proses dan penyajian makanannya.

Pindang Patin dengan kuah yang asam, gurih dan pedas.

Pindang Patin dengan kuah yang asam, gurih dan pedas.

Continue reading »

Pesta Pizza, Delivery Aja!

Makanan yang mengandung keju itu emang enak banget, menurutku lho… Nah, salah satu yang paling jadi favoritku adalah pizza. Pizza apa saja aku suka, addict banget lah pokoknya. Serunya lagi, hobiku makan pizza ini nurun ke kedua keponakanku. Mereka bahkan bisa makan 2-3 potong yang ukurannya besar. Hehehe…. *persis Om-nya yang suka makan banyak* Continue reading »