Osaka Moo: Oase Steak ala Jepang di The BREEZE

Boneka sapi yang tergantung pada pintu masuk menyambut saya sore itu. Origami serta beberapa kaktus mini juga menghiasi sudut-sudut ruangan yang berdesain minimalis namun bernuansa hangat. Adalah Osaka Moo, sebuah oase pagi penggemar steak di kawasan Sinar Mas Land – BSD City, Tangerang Selatan.

Dari beberapa informasi yang saya dapat, Osaka Moo memiliki menu steak yang disajikan dengan saus bercita rasa khas Jepang. Di tempat ini, kalian dapat menikmati daging berkualitas dengan 7 saus yang bisa dipilih sesuai selera.

OsakaMoo1

Menurut Chef Wasito, nama Osaka Moo diambil dari salah satu nama kota di Jepang yaitu Osaka yang terkenal dengan penghasil daging sapi berkualitas. Sedangkan untuk “Moo” diambil dari suara lenguhan sapi.

osakamoo2

Saya memesan rib-eye steak dengan orange miso sauce dan Japanese green sauce. Orange miso sauce cukup menarik perhatian saya karena saya belum pernah menemui saus seperti ini sebelumnya. Sedangkan untuk side dish-nya sendiri, mata saya langsung tertuju pada mashed potato with apple, yap…kentang tumbuk yang disajikan dengan potongan buah apel.

Saya tergolong penyuka daging steak dengan tingkat kematangan medium rare. Kering di bagian luar, tapi juicy di dalam. Osaka Moo menyajikan steak medium rare yang sesuai dengan keinginan saya. Tidak keras, lembut saat digigit dan ada rasa segar yang pas di lidah.

OsakaMoo3

Saus orange miso-nya juga saya sangat suka. Rasa asam yang ringan dan manis aroma jeruk bagi saya sangat nikmat saat ditambahkan bubuk cabai yang pedas. Sensasi makan steak yang baru dan berbeda bagi saya. Mungkin saya akan memesan steak dengan saus ini lagi nanti. Hehe..

OsakaMoo4

Ada hal unik lain yang kalian bisa temui di sini. Sup miso-nya memiliki bahan yang mungkin tidak ditemui di sup miso pada umumnya, yaitu penggunaan irisan batang kecombrang. Buat saya yang memang asli Sunda, sensasi menggigit kecombrang ini sangat menyenangkan. Tenang…rasanya tidak mengubah rasa asli dari sup miso itu kok. Tapi saat menemukan potongan kecombrang dalam sup yang disendok, saya langsung mengenalinya sebagai rasa yang kaya. Penasaran? šŸ˜€

Untuk penutup, saya mencoba puding dan matcha (teh hijau) ice cream. Puding di sini tidak disajikan dengan vla, melainkan dengan yoghurt. Alasannya agar pengunjung dapat merasakan hal yang berbeda saat menyantap puding ini. Kemudian untuk ice cream-nya sendiri, diproduksi langsung di tempat ini lho, bukan es krim kemasan.

SinarMasLand

Lokasi Osaka Moo terletak di dalam mal The BREEZE di kawasan Sinar Mas Land. The BREEZE merupakan mal dengan konsep terbuka hijau yang memadukan gaya hidup serta lingkungan. Perancang The BREEZE adalah perancang yang sama yang merancang Namba Parks dan Ropongi Hills di Jepang, serta Santa Monica Promenade di Amerika. Untuk bisa sampai ke lokasi, cukup dengan mengakses jalur tol JORR dan keluar di pintu tol BSD City.

Nah…buat kalian yang ingin mencoba steak dengan saus unik ini, silahkan mampir ke Osaka Moo. Tak hanya bisa menemukan steak yang enak, kalian juga akan disuguhkan dengan kenyamanan dan kehijauan tempat ini. Selamat mencoba!

Twitter: @sinarmas_land | @TheBreeze_BSD
Facebook: www.facebook.com/sinarmasland | www.facebook.com/TheBreezeBSDCity | www.facebook.com/Osakamoo
Website: http://www.sinarmasland.com/

The Liveable City: Yogyakarta

Jogjakarta atau yang biasa disebut Yogya, bagi saya pribadi merupaan kota penuh keramahtamahan, budaya serta memori-memori indah dan berkesan. Beberapa kali mengunjungi kota ini, beberapa kali pula saya merasakan jatuh cinta pada keindahan kotanya. Jalan-jalan yang masih dipenuhi pesepeda, jajanan khas yang tersebar hampir di setiap sudut jalan, serta orang-orangnya yang menyenangkan.

Rasa nyaman ketika berada di YogyaĀ sering saya jumpai di sana. Ini yang membuat saya sebenarnya betah jika sedang jalan-jalan di sana. Tidak bosan untuk kembali ke Yogya.

StasiunJogja

Continue reading »

Bikin Video Untuk Pertama Kalinya?

Merasa gak bisa itu emang kayaknya harus dilawan deh, dan kalo ada motivasi buat nyoba..itu tandanya memang harus melakukan yang kita anggap gak bisa!

Akhir tahun lalu saya kebetulan dapet kesempatan mampir ke negeri singa buat ke acaranya BlackBerry. Cuma beberapa hari aja sih, jadi cuma sempet jalan-jalan singkat pula.

SG 1

Terus?
Continue reading »

Metromini #1

Jadi begini…

Kemarin ketikaĀ berangkat kerja, di Metromini, pas melintas di depan kolam renang Bulungan…ada anak kecil peminta-minta dengan kaki yang (maaf) buntung. Aku sih sering lihat anak dengan kekurangan seperti ini. Gak berfikiran su’udzon. Tapi tadi tuh ceritanya lain. Bapak-bapak di depanku dengan sengaja menyentuh kaki ‘buntung’ berbalut celana panjang si anak kecil itu. Dan ternyata…

“HEH!” Kata si anak itu marah. Lalu si Bapak tadi tertawa, “Whoaa..ada ternyata!”
Ibu-ibu di depan menoleh..
“Kenapa, Pak? Ada kakinya?”
“Kenapa, Pak? Itu ‘dilipat’ ya?”

Si Bapak bilang “iya”, dan anak kecil tadi langsung buru-buru digendong sama bocah yang lebih tua. Mereka pergi.

Akhirnya terungkap sudah. Dan kami (sekitar 6 orang) yang tersisa di Metromini itu membagi kisah “penipuan” yang pernah dialami.

~penipuan sudah menggerogoti anak sekecil itu, entah dipaksa atau memang mereka menikmatinya~ šŸ˜