7 Hal Yang Akan Dilakukan Di 7 Ikon Inggris

Saya masih ingat betul ketika pertama kali mendengar kata “Inggris” semasa kecil dulu. Yang saya tahu saat itu, “Inggris” adalah sebuah sebutan untuk bahasa yang asing di telinga. Setiap saya menonton TV dan terdapat banyak adegan dengan bahasa yang tidak saya kenali, saya langsung beranggapan bahwa hal tersebut adalah “Bahasa Inggris”. Setelah saya sedikit lebih mengenal bahwa “Inggris” merupakan sebuah tempat, saya malah membayangkannya sebagai daerah yang terletak di belakang tembok di mana pesawat-pesawat lepas landas.

Beberapa tahun setelahnya, saat saya sudah lebih mengenal konsep negara dan “luar negeri” seperti “Inggris” bukanlah berlokasi di belakang tembok bandara, saya juga hanya paham bahwa Inggris tak lebih dari sekedar rumah tinggal Mr. Bean dan Lady Diana. Cukup menyedihkan.. šŸ˜†

Kini setelah dewasa–cieeee–dan mengetahui Inggris adalah salah satu negara di benua Eropa yang menjadi tempat bermukimnya Emma Watson, terbayanglah 7 hal yang ingin dan akan saya lakukan di sana. Kenapa? Apa saja itu? Oke…marilah kita berandai-andai dan akan saya beri tahu nanti alasannya~

1. Foto selfie di Big Ben

london
foto dari siniĀ 

Ā Tahukan kalian bawah London kini menyandangĀ ‘Ibu Kota Selfie Dunia’? Berdasarkan riset yang dirilis oleh situs Suggestme.com,Ā London diklaim sebagai kota yang paling banyak dijadikan objek untuk berfoto selfie. Big Ben menjadi salah satu ikon yang paling diminanti untuk ber-selfie ria. Nah sayang banget kan kalo udah sampe ke Inggris tapi gak mampir ke London dan ikutan posting foto selfie di depan Big Ben?

2. Jahilin tentara Buckingham Palace

Inget video di atas tadi dong? Iya..itu adalah salah satu adegan di serial Mr. Bean di mana ia menjahili tentara–ya apalah itu sebutannya–Buckingham Palace. Penasaran pengen nyoba kayak gitu gak sih? Kalo saya sih pengen banget! Pengen buktiin apa benar mereka sekaku dan sediam itu? Tapi kalo mereka lebih galak dari aslinya, hm…ajakin foto bareng aja kali yaaa… :p

3. Bergaya jadiĀ Robert Langdon diĀ Westminster Abbey

Westminster Abbey
foto dari siniĀ 

Walaupun lokasi syuting The Da Vinci Code tidak benar-benar menggunakanĀ Westminster Abbey dan menggantinya di tempat lain, tapi jika benar bisa menginjakkan kaki di Inggris, saya wajib memasukkan tempat ini sebagai daftar kunjungan wajib. Selain melihat arsiterturalnya yang indah, tak ada salahnya jika bergaya ala Langdon dengan pasang wajah sok serius dan berpakaian necis di sini. Hihihi..

4. Mengibarkan bendera Indonesia di Trafalgar Square

London - Trafalgar Square (Postcard)
viaĀ Roger Wollstadt

Jadi gini guys, berhubung Trafalgar Square ini tempat untuk mengenang pertempuran Trafalgar diĀ 1805, jadi bolehlah saya dengan bangga mengibarkan bendera kebangsaan kita yaitu merah putih di sini. Gak ada maksud apa-apa sih, cuma mau menunjukkan bahwa semangat kita sebagai bangsa Indonesia juga gak kalah sama semangat mereka saat berjuang di pertempuran tersebut. *cieeeh*

5. Minikmati malam musim gugur di London Eye

london eyevia KiLlaH UnIt

Hanya duduk, memandang orang berlalu-lalang, menikmati lagu-lagu nan syahdu dan menyesap segelas kopi panas. Mungkin hanya itu yang akan saya lakukan untuk menikmati malam musim gugur di depan London Eye. Sebuah cara sederhana untuk menikmati hidup. Momen indah bukan? šŸ™‚

6. ‘Planking’ di The Beatles Story

-beatles museum | LIVERPOOL-
via zerbert gambit

Mungkin sedikit basi untuk melakukan foto ‘planking’ di sana. Tapi jika saya berhasil mengunjungi ‘altar suci’ tempat di manaĀ memorabilia The Beatles disimpan sejak pertama kali mereka terbentuk hingga John Lennon dan Paul McCartney bersolo karir, saya akan merayakannya dengan melakukan foto planking.Ā 

7. PeronĀ 9Ā¾ di King’s Cross Station

Platform 9 3/4 - Plattform  9Ā¾ -  Harry Potter - Hogwarts Express at King's Crossvia Pete Shacky

Terakhir, hal yang akan saya lakukan di Inggris, di London, oh…di King’s Cross Station tepatnya..adalah mengunjungi peron yang sangat legendaris di dunia Harry Potter. Sebuah ‘pintu masuk’ menuju dunia sihir. Sebagai penggemar Harry Potter, saya wajib ke tempat ini jika ke Inggris nanti.

Nah itulah 7 hal yang akan saya lakukan di 7 ikon terkenal Inggris. Ini semua akan menjadi kenyataan jika saya bisa menjadi salah satu yang beruntung ke #InggrisGratis bersama @MisterPotato_ID. Doakan yaaa…^^

IMG_4251

Harapan Dan Mimpi Yang Tak Pernah Mati

Entah sudah berapa banyak air mata yang keluar dari mata saya hari itu. Seakan masih tak percaya, saya kembali menangis di bawah kaki ‘Mandela’, mengingat kembali mimpi-mimpi dan harapan yang pernah saya buat dan saya minta..

Angin dingin sore yang menghembus menyadarkan sebuah hal. Benarkah saya sedang menginjak negeri orang? Nyatakah mimpi indah ini? Tuhan, saya tidak ingin segera bangun jika memang ini hanya sekedar mimpi..

Hope

Terlempar belasan tahun sebelumnya, saat usia saya masih 6 tahun, saya masih ingat sekali mimpi-mimpi itu datang dari mana. Mimpi yang mulai ditanam bertahun-tahun, dipupuki oleh berjuta harapan, disirami perjuangan dan disinari doa-doa. Kakakku, Teteh Erni, mengajarkan pelajaran Bahasa Inggris pertama untuk saya dengan sebuah kalimat sederhana, “Mom, I’m hungry..” Itulah kalimat Bahasa Inggris pertama yang diajarkan pada saya. Yang menjadi benih dari sebuah mimpi. Mimpi untuk bisa ke luar negeri.

Beberapa tahun kemudian, saya menerima oleh-oleh cantik dari seorang teman kelas. Sebuah gantungan kunci berukir patung singa emas dengan ekor seperti ikan yang memuntahkan sesuatu dari mulutnya. Di bawah ukiran tersebut tertulis sebuah kata “Singapore”. Saya diberitahu bahwa gantungan kunci ini berasal dari luar negeri, yaitu Singapura, negara tetangga yang sangat modern dan maju. Saya hanya bisa mengangguk lugu tak tahu. Dijelaskan bagaimanapun, saya tetap tidak memiliki gambaran mengenai “luar negeri”. Hanya rasa senang dan senyum simpul ketika saya menerima oleh-oleh tersebut di tangan.

Memasuki usia remaja, ketika nilai Geografi saya terbilang cukup bagus dan memiliki gambaran yang baik mengenai luar negeri, obsesi untuk bisa pergi ke luar negeri semakin menggebu-gebu. Saya sudah menuliskan beberapa negara yang ingin saya kunjungi kelak. Memasukkannya dalam kepala dan menyemaikannya sebagai benih-benih mimpi yang baru.

Lalu apa perjuangan yang pernah saya buat?
Sebagai langkah awal, saya berkata kepada Mamah untuk bisa didaftarkan pada sebuah kursus Bahasa Inggris. Saya sadar bahwa saat itu biaya yang dibutuhkan belum sepenuhnya terkumpul. Tapi lagi-lagi kekuatan doa memberi jalan. Saya mendapat beasiswa dari tempat Bapak bekerja yang bisa saya gunakan sebagai biaya mendaftar kursus Bahasa Inggris. Ini akan menjadi modal awal saya untuk bisa ke luar negeri, entah bagaimana caranya nanti.

Menjelang kelulusan SMA, saya kembali mencari cara agar bisa mewujudkan mimpi saya. Dengan mengikuti beberapa kompetisi menggambar dengan hadiah perjalanan ke luar negeri. Namun keberuntungan saya memang bukan di situ. Saya kalah dan sempat putus asa untuk kembali bermimpi. Tapi Teteh bilang, “Kalo punya mimpi itu jangan cuma mimpi, tapi setelah bangun harus dikejar..” Semangat saya kembali membuncah.

Uang hasil bekerja saya jauh dari kata cukup untuk melakukan perjalanan ke luar negeri sendiri. Pengetahuan saya juga dirasa masih kurang untuk menjalani prosesnya sendiri. Bermodalkan hobi lain saya yang suka mengakses internet, saya mencoba beberapa kompetisi online. Tentu saja yang hadiahnya berupa perjalanan ke luar negeri. Dukungan dari teman dan keluarga mengalir deras ketika saya mati-matian mengikuti kontes itu. Hingga suatu ketika saya berhasil meraihnya dan berhasil menginjakkan kaki di tanah Afrika. Sebuah pintu pengalaman yang membuka mimpi-mimpi lain. Sebuah jalan yang mengajarkan untuk tidak pernah berhenti berharap. Serta sebuah kepercayaan untuk jangan takut meminta melalui doa.

Sejak saat itu, saya belajar banyak hal mengenai harapan dan mimpi yang tak pernah mati. Saya juga jadi lebih berani untuk melakukan perjalanan ke luar negeri. Saya membuat target #1negara3provinsi, yaitu bahwa tiap tahun setidaknya saya harus bisa mewujudkanmimpi untuk melakukan perjalanan ke satu negara baru dan tiga provinsi baru.

1negara3provinsi

sebuah tweet di tahun 2012

Jika ada mimpi dan harapan apa yang ingin saya capai sekarang, adalah melakukan perjalanan ke Inggris secara gratis. Kenapa Inggris? Karena Inggris adalah negara yang bahasanya menjadi motivasi saya untuk bisa ke luar negeri, dan Inggris pulalah salah satu negara yang pernah saya catat dan saya tuliskan di kepala untuk dikunjungi kelak.

MisterPotato

Semoga saya bisa mewujudkannya melalui #InggrisGratis bersama @misterpotato_id tahun ini. šŸ™‚