#AlilaJakartaDinner: “Paddock to Plate” at Buzz Restaurant

Paddock to Plate“, sebuah konsep membuat hidangan yang dilakukan secara bekerja sama dengan petani lokal untuk menyediakan bahan-bahan yang nantinya dijadikan resep makanan. Inilah sebuah konsep yang ditawarkan oleh Buzz Restaurant di Alila Hotel Jakarta.

Beberapa waktu lalu saya merasa terhormat dapat diundang dinner di Buzz Restaurant oleh Alila Hotel Jakarta untuk merasakan hidangan dengan konsep tersebut. Mau tahu seperti apa hidangan yang disajikan? Bersiaplah.. 😉

BuzzRestaurantMenu

PicMonkey Collage8

Ponzu Compressed Watermelon Carpaccio
Hidangan pertama dibuka oleh carpaccio semangka ini. Mungkin kalian akan terkecoh jika tidak saya sebutkan sebelumnya bahwa ini adalah semangka, apalagi disebut dengan carpaccio yang biasa kita kenal itu adalah daging atau ikan sebagai bahan utamanya. Rasa yang segar dari semangka dan lemon membuat lidah kita untuk siap menyantap menu selanjutnya. Menggugah selera makan..

Ponzu

Inhouse Lemongrass Cured Salmon
Siapa suka salmon? Jika kalian penyuka salmon, menu ini sangatlah patut kalian coba!
Kok sedikit? Mana kenyang? Tenang…yang kenyang belum tentu enak. Lagi pula, siapa yang mau kenyang lebih awal jika masih ada santapan lain yang terlihat lezat? Hehe..

SalmonBuzzResto

Kenapa saya merekomendasikan ini? Sumpah…ini adalah sajian salmon terlezat yang pernah masuk melalui lidah saya. Terkstur daging salmon dan keseimbangan rasa yang disuguhkan meningkatkan gairah makan yang naik secara bertahap. Oke mungkin kalian akan mengira saya lebay, tapi jangan kaget jika kalian juga mencoba dan menemukan salmon ini dalam keadaan sangat bersih alias disajikan dengat baik.

@rahneputri yang juga diundang dalam makan malam ini (dia kebetulan duduk di sebelah saya) sempat cerita bahwa dirinya kurang bisa makan salmon karena efek yang didapat setelahnya. Tapi kalian tahu? Seporsi ini habis tak bersisa olehnya dan tanpa efek gatal di lidahnya! Higienis? Penyajian yang tepat? Tentunya… 😀

Seared Scallops
Coba kalian pejamkan mata, lalu bayangkan simping yang dimasak di pan, kemudian kembang kol yang diproses hingga menghasilkan saus espuma (foam) dengan cita rasa kari, dan tersaji hangat dengan potongan chips kentang. Ringan dan lezat. Bagi saya yang kurang menyukai kembang kol dan olahannya, saus ini justru saya sukai.

Scallops

Oven Roasted Lamb Rack 2 Ways
Lamb lembut dan juicy disajikan dengan black garlic puree, peas puree, salsa verde alias green sauce, dan daun bawang. Lengkap dengan tomat ceri yang manis, asparagus serta layered casserole. Sudah tidak perlu dijelaskan lagi kelezatannya…saya bahagia menyantapnya! Hihi.. 😆

Lamb1

Lamb2

Lemon Curd
4 menu sudah tersaji, tapi masih kurang jika belum mencicipi hidangan penutup. Lemon Curd menutup rangkaian menu #AlilaJakartaDinner. Yoghurt foam dan lemon thyme crumble dengan buah markisa yang segar dan lezat. Rasa asam, manis dan segar yang seimbang tidak menimbulkan rasa eneg pada mulut. Sebuah penutup yang manis.

Lemon Curd

Siapa bintangnya?
Ialah Chef Alex Ensor, chef yang menyajikan menu nikmat tersebut ke atas meja kami. Ia salah satu dari Top 50 Australian Chefs pada saat masih di Sydney’s Salon Blanc dan merupakan Chef di Bennelong, Opera House.

Alila_Hotel

foto oleh Rahne

Penasaran? Silahkan berkunjung ke Buzz Restaurant di Alila Hotel Jakarta! 😉

Buzz Restaurant @ Alila Hotel Jakarta
Jalan Pecenongan Kav 7-17
Jakarta 10120, Indonesia
P : +62 21 231 6008
F : +62 21 231 6007
E : jakarta@alilahotels.com

Opening Hours: 06.00am – 11.00pm
www.alilahotels.com/jakarta | Facebook | Twitter | Instagram

Osaka Moo: Oase Steak ala Jepang di The BREEZE

Boneka sapi yang tergantung pada pintu masuk menyambut saya sore itu. Origami serta beberapa kaktus mini juga menghiasi sudut-sudut ruangan yang berdesain minimalis namun bernuansa hangat. Adalah Osaka Moo, sebuah oase pagi penggemar steak di kawasan Sinar Mas Land – BSD City, Tangerang Selatan.

Dari beberapa informasi yang saya dapat, Osaka Moo memiliki menu steak yang disajikan dengan saus bercita rasa khas Jepang. Di tempat ini, kalian dapat menikmati daging berkualitas dengan 7 saus yang bisa dipilih sesuai selera.

OsakaMoo1

Menurut Chef Wasito, nama Osaka Moo diambil dari salah satu nama kota di Jepang yaitu Osaka yang terkenal dengan penghasil daging sapi berkualitas. Sedangkan untuk “Moo” diambil dari suara lenguhan sapi.

osakamoo2

Saya memesan rib-eye steak dengan orange miso sauce dan Japanese green sauce. Orange miso sauce cukup menarik perhatian saya karena saya belum pernah menemui saus seperti ini sebelumnya. Sedangkan untuk side dish-nya sendiri, mata saya langsung tertuju pada mashed potato with apple, yap…kentang tumbuk yang disajikan dengan potongan buah apel.

Saya tergolong penyuka daging steak dengan tingkat kematangan medium rare. Kering di bagian luar, tapi juicy di dalam. Osaka Moo menyajikan steak medium rare yang sesuai dengan keinginan saya. Tidak keras, lembut saat digigit dan ada rasa segar yang pas di lidah.

OsakaMoo3

Saus orange miso-nya juga saya sangat suka. Rasa asam yang ringan dan manis aroma jeruk bagi saya sangat nikmat saat ditambahkan bubuk cabai yang pedas. Sensasi makan steak yang baru dan berbeda bagi saya. Mungkin saya akan memesan steak dengan saus ini lagi nanti. Hehe..

OsakaMoo4

Ada hal unik lain yang kalian bisa temui di sini. Sup miso-nya memiliki bahan yang mungkin tidak ditemui di sup miso pada umumnya, yaitu penggunaan irisan batang kecombrang. Buat saya yang memang asli Sunda, sensasi menggigit kecombrang ini sangat menyenangkan. Tenang…rasanya tidak mengubah rasa asli dari sup miso itu kok. Tapi saat menemukan potongan kecombrang dalam sup yang disendok, saya langsung mengenalinya sebagai rasa yang kaya. Penasaran? 😀

Untuk penutup, saya mencoba puding dan matcha (teh hijau) ice cream. Puding di sini tidak disajikan dengan vla, melainkan dengan yoghurt. Alasannya agar pengunjung dapat merasakan hal yang berbeda saat menyantap puding ini. Kemudian untuk ice cream-nya sendiri, diproduksi langsung di tempat ini lho, bukan es krim kemasan.

SinarMasLand

Lokasi Osaka Moo terletak di dalam mal The BREEZE di kawasan Sinar Mas Land. The BREEZE merupakan mal dengan konsep terbuka hijau yang memadukan gaya hidup serta lingkungan. Perancang The BREEZE adalah perancang yang sama yang merancang Namba Parks dan Ropongi Hills di Jepang, serta Santa Monica Promenade di Amerika. Untuk bisa sampai ke lokasi, cukup dengan mengakses jalur tol JORR dan keluar di pintu tol BSD City.

Nah…buat kalian yang ingin mencoba steak dengan saus unik ini, silahkan mampir ke Osaka Moo. Tak hanya bisa menemukan steak yang enak, kalian juga akan disuguhkan dengan kenyamanan dan kehijauan tempat ini. Selamat mencoba!

Twitter: @sinarmas_land | @TheBreeze_BSD
Facebook: www.facebook.com/sinarmasland | www.facebook.com/TheBreezeBSDCity | www.facebook.com/Osakamoo
Website: http://www.sinarmasland.com/