Teman Nongkrong Yang Seru

Kegiatan apa yang paling asik dilakukan saat senggang? Tidur-tiduran? Nonton? Atau memasak? Pasti banyak dari teman-teman yang menjawab nongkrong bareng teman. Iya gak, sih?

Nongkrong alias kumpul bareng–bisa berupa jalan-jalan, ngopi-ngopi, atau sekedar main gitar di teras rumah–memang paling seru bersama teman. Apalagi kalo teman tersebut punya hobi dan kegemaran yang sama. Nongkrong tidak hanya bisa 1 atau 2 jam, bahkan bisa berjam-jam dan kadang tidak jelas apa yang dibahas. Yang penting seru, bisa tertawa lepas dan menikmati sepanjang hari bersama-sama.

temennongkrongA
Continue reading »

Toshiba Satellite NB10t: Si Ringkas Yang Tangkas!

Coba sebutkan, apa masalah yang sering ditemui ketika kita bicara sebuah keringkasan? Yap, salah satunya adalah ukuran. Baik ukuran akan besarnya sesuatu, dan atau ukuran berat sesuatu.

Saya memiliki masalah pada bagian pinggang akibat kecelakaan ringan yang terjadi beberapa bulan lalu. Cedera yang menghinggap pada bagian pinggang ini belakangan semakin menjadi-jadi ketika saya harus berangkat kerja membawa laptop yang berat ataupun saat traveling. Beberapa kali sempat terpikir untuk mengganti laptop lama dengan yang lebih ringkas namun juga tangkas dalam penggunaan. Akhirnya ke-riweuh-an itu semua terjawab sejak mencoba Toshiba Satellite NB10t seminggu yang lalu.

Toshiba2

Kecil dan Tangguh
Bicara mengenai ukuran, Toshiba Satellite NB10t ini berukuran 11.6 inci. Meskipun begitu, Toshiba Satellite NB10t memiliki kinerja yang baik. Dengan dukungan prosesor Intel Celeron N2810 2.00GHz dan OS Windows 8, Toshiba Satellite NB10t sangat pas untuk mendukung pekerjaan saya. Yes! Ini Notebook, bukan Netbook.

“Ini bukan Netbook, tetapi Notebook yang besarnya hanya seukuran tas tangan.”

Toshiba Satellite NB10t merupakan model layar sentuh dari Toshiba Satellite NB10. Layar sentuh HD Clear Superview LCD-nya memudahkan saya dalam mendukung aktivitas bekerja. Bahkan saat mencoba beberapa game, dengan leluasa navigasi kini tak hanya sebatas mengandalkan touch pad saja, tapi langsung menyentuh layarnya. Seru!

Toshiba1

Dari segi desain, saya sangat menyukai warna perpaduan silver dan hitamnya yang elegan. Menghadirkan tampilan yang kuat serta minimalis. Rasanya bisa bergaya saat membawanya ke tempat-tempat nongkrong yang “hits”. Hihi.. :lol:

Oh iya, Toshiba Satellite NB10t juga dilengkapi banyak fitur-fitur menarik lho. Mulai dari Built-in HD Web Cam with Microphone hingga Stereo Speaker yang mumpuni, sangat pas untuk chatting atau sekedar mendengar musik dan menonton film. Sedangkan untuk konektivitas, tersedia WLAN, USB, HDMI®, ethernet LAN dan card reader.

Untuk penyimpanannya sendiri, Toshiba Satellite NB10t sudah ada RAM sebesar 4GB. Masih merasa kurang? Tenang..bisa upgrade hingga 8GB. Kalau saya dengan 4GB juga sudah cukup sih.. ^^

Berikut fitur-fitur dan spesifikasi yang saya dapat di internet:
• 11.6 HD Clear Superview LCD with LED backlight 1366×768 pixels with 10 Point Multi Touch
• RAM: up to 8GB DDR3 (1,600MHz)
• 2,5 SATA HDD up to 500GB
• WLAN (802.11 b/g/n) Bluetooth 4.0
• 2x USB 2.0, 1x USB 3.0, HDMI®, Ethernet LAN, card reader, microphone in, headset out.
• Builtin TouchPad with multi-gesture
• Camera: Built in HD Webcam with microphone
• Sound: Stereo speaker enhanced
• Weight: Starting at 1.30 kg
• Dimension: 284 x 208 x 21.5mm
• OS: Windows8 (64bit)

Nah ini video-nya..

Harganya sendiri gimana, Men?
Hayo tebak…kira-kira dengan spesifikasi ciamik dan bandel gini harganya berapa? Ga tau?
Hehe…tenang, harganya terjangkau dan ramah buat kantong kok. Untuk Toshiba Satellite NB10 sendiri harganya sekitar 4 jutaan, sedangkan yang saya pakai yaitu Toshiba Satellite NB10t harganya sekitar 6 jutaan. Jelas jadi pertimbangan untuk teman-teman yang sedang mencari notebook dengan fitur keren dan harga yang terjangkau.

Buat saya pribadi, keseluruhan keunggulan ini tak lengkap jika portabilitasnya sendiri jadi berkurang. Untungnya Toshiba Satellite NB10t memiliki ukuran berat yang juga ramah bagi cedera pinggang saya (yang sering kambuh setelah mengangkat beban yang terlalu berat), yaitu 1.3kg! Saya bisa membawanya dengan lebih leluasa kemanapun tanpa harus khawatir akan beratnya.

mandiri e-cash: Cara Baru Bertransaksi Dengan Mudah Dan Aman

Setiap detik, akan hadir sebuah hal yang baru. Baik hal tersebut memang sudah direncanakan sebelumnya, atau bahkan tidak pernah terencana sebelumnya.

Contoh yang sering terjadi adalah ketika menjelang tengah malam dan kalian sangat butuh sekali pulsa untuk menelpon. Sedangkan pada malam tersebut hujan sedang turun dengan derasnya serta memaksa kalian semakin tak mungkin untuk keluar rumah membeli pulsa. Pernah mengalami hal serupa?

mandiri_e-cash

Itulah yang terjadi pada saya beberapa minggu lalu. Kehabisan pulsa di tengah malam saat kondisi cuaca tidak mendukung. Memang saat itu saya bisa mengontak teman saya via chatting atau Twitter untuk mengirimkan pulsa ke nomer saya, tapi apakah pada waktu tersebut teman saya itu masih terjaga dan mau membantu saya mengirimkan pulsa? Hehe…pastinya belum tentu mau dan belum tentu bisa.

E-cash! Apa sih e-cash?
Inilah yang saya maksud dengan kehadiran sebuah hal yang baru. Tidak ada rencana sebenarnya untuk menggunakan e-cash ini, tapi jika melihat kejadian seperti yang saya ceritakan sebelumnya, nampaknya hal baru ini memang sudah harus saya gunakan sebagai rencana antisipasi.

Saya diperkenalkan dengan produk mandiri e-cash oleh teman curhat saya, Simbok Venus. Dalam perjalanan pulang kami menghadiri sebuah acara, Simbok nampak tersenyum asik sendiri melihat handphone-nya. Lalu saya tanya apa yang sedang terjadi. Nampaknya hasil job-nya baru saja ditransfer melalui mandiri e-cash. “E-cash aku udah masuk! Kamu bikin gih, Men..! Jadi kalo ga punya rekening yang sama, aku tinggal suruh mereka kirim via e-cash aja. Bisa buat beli pulsa juga.” Rupanya aku ga mesti punya rekening Bank Mandiri untuk menggunakan mandiri e-cash, jadi bisa kirim dengan mudah tanpa harus ribet urusan beda bank. Terusss…bisa juga untuk beli pulsa kalau-kalau lagi dalam kondisi mendadak. Wah…

mandiri e-cash3

mandiri e-cash sendiri adalah uang elektronik berbasis server yang memanfaatkan teknologi aplikasi di handphone, atau yang disebut sebagai uang tunai di handphone, ini memungkinkan pemegangnya untuk melakukan transaksi perbankan tanpa harus melakukan pembukaan rekening ke cabang Bank Mandiri. Untuk menggunakan mandiri e-cash sendiri langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan mengunduh aplikasinya. Eitss…tenang, aplikasi ini bisa diunduh di Play Store, App Store atau App World. Hampir di semua smartphone bisa kok. Cara lain menggunakan mandiri e-cash yaitu dengan menghubungi *141*6#. Jadi nomer handphone yang kita miliki adalah nomer rekening di mandiri e-cash. Asik bukan?

mandiri_e-cash2

Bisa apa lagi?
Selain urusan transfer, bisa juga lho untuk tarik tunai di ATM. Bahkan seperti belanja online, beli tiket, bayar listrik, delivery makanan, sampai belanja di gerai mitra mandiri e-cash, semua bisa! *tepuk tangan*

Nah…cara isi e-cash-nya gimana?
Untuk isi ulang mandiri e-cash, kita bisa isi ulang via mandiri atm, mandiri sms, mandiri internet dan mandiri clickpay. Kalo gak punya rekening mandiri, kita bisa isi ulang via transfer dari atm bank mana saja atau di gerai mitra mandiri e-cash.

mandiri e-cash4

Isi ulang e-cash juga bisa melaui bank lain, lho!

 

Tutorial isi ulang mandiri e-cash dari transfer bank lain

Tutorial isi ulang mandiri e-cash dari mandiri sms

Tutorial isi ulang mandiri e-cash dari mandiri atm

So, dari pada bingung malem-malem nyari tukang pulsa atau butuh transfer dadakan, ya mending download mandiri e-cash, daftarin nomer handphone, isi ulang, dan nikmati kemudahan bertransaksi tanpa harus bawa dompet atau harus menunggu jam operasional bank.

Selamat menggunakan mandiri e-cash! Handphone-mu, uangmu~!

Garut Trip: Talaga Bodas, Pemandian Air Panas & Wisata Kuliner

Apa yang terlintas dari benak Anda ketika mendengar kata “Garut”? Saya sendiri langsung menggambarkan Garut sebagai sebuah kabupaten di Jawa Barat yang memiliki hawa sejuk, dengan komoditi teh dan penganan khasnya yaitu dodol. Saya juga pernah mendengar soal budaya adu domba (dalam arti sebenarnya) serta lokasi pemandian air panas yang banyak tersebar di daerah Garut.

Namun selain itu semua, Garut juga memiliki lokasi wisata lain—yang menurut teman saya, @efenerr—belum begitu banyak diketahui orang lain. Apakah itu?

Garut1

Continue reading »

Serunya Berkreasi Dengan Samsung GALAXY Ace 3

Saya sudah menggunakan Samsung GALAXY Ace 2 hampir setahun. Bagi saya, Samsung GALAXY Ace 2 bisa memenuhi kebutuhan saya dalam menikmati fitur smartphone. Misalnya menggunakan aplikasi social media yang sedang tren saat ini, melakukan edit foto dengan berbagai sticker dan filter, hingga kemampuan kinerja Dual Core 800MHz Processor yang baik untuk penggunaan aplikasi yang berat.

Belakangan saya mendengar kabar jika Samsung GALAXY Ace 3 sudah masuk ke Indonesia. Sebagai pengguna seri ini sebelumnya, saya menyambut baik kabar tersebut. Maka tak pikir lama lagi…jeng jeng! Akhirnya saya punya Samsung GALAXY Ace 3 yang selama ini saya tunggu kehadirannya. Ah senangnya punya handphone baru~!

CoverSamsungAce3

Samsung GALAXY Ace 3

Continue reading »

Cara Mudah Membuat “Japanese Curry”

Sebenarnya tulisan ini bisa dibilang bukanlah sebuah resep seperti yang biasa saya buat, tapi lebih tepatnya “cara membuat”. Alasannya, beberapa bahan utama yang digunakan dalam menu ini bukanlah saya racik sendiri, melainkan membeli yang sudah jadi.

Tapi bagaimanapun juga, semoga tulisan ini menyampaikan pesan bahwa membuat kari ala Jepang tidak sesulit yang dibayangkan. Jadi makin banyak pembaca yang menyukai serunya memasak. Hohoi~! ^^
JapaneseCurry2

Continue reading »

Menikmati Kemewahan Big Bird Premium Sambil Bertamasya

Apa rasanya bertamasya sambil menikmati kemewahan dalam sebuah armada? Sebuah pengalaman yang menyenangkan.
Beberapa waktu lalu, saya beserta beberapa teman blogger dan pengguna media sosial, berkesempatan menjadi penumpang yang mencoba fasilitas mewah dari Big Bird Premium. Dalam kesempatan tersebut, kami diajak untuk menikmati layanan layaknya kelas bisnis di pesawat–eits, tapi ini di dalam bus!

CoverBlueBird

Mari Tamasya ke Taman Safari bersama Big Bird Premium! ^^

Continue reading »

North Sumatera Trip (part 3): Keliling Medan Sambil Makan-Makan!

Taksi lokal yang membawa saya menuju Medan dari Parapat – Danau Toba tiba di kota saat siang hari. Namun karena harus mengantar penumpang lain yang jaraknya cukup berjauhan dari Hotel Santika tempat saya menginap, saya baru bisa check-in menjelang pukul 4 sore. Ada rasa lelah yang membebani tubuh, tapi semangat untuk berkeliling kota Medan sambil makan-makan meruntuhkan kelelahan itu.

WisataMedan

Kediaman Tjong A Fie, Dinas Kebudayaan & Pariwisata, Gedung Juang '45 dan Masjid Raya Medan (kiri atas searah jarum jam)

Saya membuka kertas berisi daftar tempat-tempat menarik di kota Medan sambil merebahkan diri di atas kasur empuk super nyaman sore itu. Saya juga sempat nge-tweet untuk menanyakan tempat makan enak yang ada di Medan. Beberapa teman merekomendasikan banyak tempat wisata dan tempat makan. Lalu saya berpikir, “Apakah semua ini bisa saya kunjungi hanya dalam waktu 2 malam 1 hari? Karena lusa pagi-pagi sekali saya sudah harus pulang kembali ke Jakarta..”
Continue reading »

The Liveable City: Yogyakarta

Jogjakarta atau yang biasa disebut Yogya, bagi saya pribadi merupaan kota penuh keramahtamahan, budaya serta memori-memori indah dan berkesan. Beberapa kali mengunjungi kota ini, beberapa kali pula saya merasakan jatuh cinta pada keindahan kotanya. Jalan-jalan yang masih dipenuhi pesepeda, jajanan khas yang tersebar hampir di setiap sudut jalan, serta orang-orangnya yang menyenangkan.

Rasa nyaman ketika berada di Yogya sering saya jumpai di sana. Ini yang membuat saya sebenarnya betah jika sedang jalan-jalan di sana. Tidak bosan untuk kembali ke Yogya.

StasiunJogja

Continue reading »

Giveaway: Kasih Nama Apa Ya?

Oke…mungkin beberapa dari kalian yang pernah bertemu (atau memang teman saya) sering mendengar keengganan saya mengendarai motor. Bukan tanpa alasan. Saya sebenernya tipe pengguna kendaraan yang menikmatinya sambil bermelankolis ria. Menatap ke luar jendela, menikmati terpaan angin yang menampar muka, sampai mengamati tiap butir air di kala gerimis. Menurut saya kendaraan seperti motor belum saya butuhkan sekali. Oh saya ralat, saya butuh…tapi mungkin nanti-nanti.

Saya juga lebih suka tidur jika naik kendaraan seperti bus dan mobil umum saat bepergian ke kantor ataupun jalan-jalan. Lebih nyaman dan membuat tubuh jadi lebih segar. Namun belakangan, kebutuhan mempunyai kendaraan sendiri seperti sepeda motor dirasa makin dibutuhkan. Hmmm…padahal jika mau, saya bisa naik sepeda motor yang sekarang ada di rumah, yang saya enggan bawa ke mana-mana karena remnya kurang nyaman.

MyScoopy

Bantu kasih nama doooong.. ;)

Kini akhirnya–setelah juga kepincut oleh warnanya–saya membeli sebuah sepeda motor yang sesuai keinginan sendiri. Agar ini menjadi berkesan, iseng-iseng saya minta bantuan teman-teman untuk memberi nama sepeda motor matik ini. Kira-kira apa ya nama yang cocok? Kasih saran dong..

Buat 2 saran yang menurut saya bagus dan unik, saya akan berikan masing-masing sebuah buku Sokola Rimba. Lumayan kan yes? Yuk komen buat usulannya..! Jangan lupa cantumkan akun Twitter kamu di komen. Ditunggu sampai 31 Oktober 2013 ya.

Terima kasih~~~! ;D