Beberapa minggu yang lalu saya mendapat kesempatan untuk mengunjungi Mercure Jakarta Simatupang Hotel. Mercure sendiri merupakan merek non-standar dari Accor, hotel terkemuka di dunia dengan lebih dari 3.500 hotel dan 145.000 karyawan di 92 negara. Ngapain aja saya di sana? Sudah pasti untuk makan! Wohoooo~
Setelah saya disambut oleh penjaga pintu yang ramah, saya pun langsung menuju lobby hotel yang bersebelahan langsung dengan Restoran Graffiti, tempat saya akan memanjakan perut dan lidah. Sekitar 10 menit saya menunggu, saya kemudian diajak oleh Anti, PR and e-Communication Manager Mercure Jakarta Simatupang, menuju Restoran Graffiti. Sambil berbincang-bincang, Anti mengatakan jika konsep Restoran Graffiti maupun hotel ini dipenuhi unsur-unsur Indonesia. Benar saja, saya melihat jejeran kaleng kerupuk yang biasa saya temui di warung-warung menghiasi dinding Restoran Graffiti. Unik!

Lalu makan apa aja, Men?
Sabar…akan saya ceritakan semuanya. Pertama-tama, saya langsung memesan 2 minuman sekaligus. Hihihi… :p
Yang pertama adalah Lychee Ice Tea, minuman yang paling sering dipesan orang di restoran ini. Rasa manisnya pas dan rasa asam dari leci juga tidak membuat perut saya kaget. Tapi yang jadi favorit saya adalah Virgin Mojito-nya! Lime juice, soda water and mint leaves! 3 unsur yang memang saya sukai. Saya suka asam, minuman bersoda dan sensasi dingin daun mint. Juara deh.

Pesanan pembuka datang: Pizza Diavola. Pizza roti tipis dengan topping beef pepperoni, bawang merah besar, jamur, daun basil dan cabai Jalapeno. Yuuum! Ringan tapi tetap membangkitkan selera makan saya. Untuk pizza ini saya habis hampir setengah loyang. Hahahaha..

Perut mulai terisi, tapi minat saya untuk menu selanjutnya sangat tinggi. Untungnya menu utama yang saya pesan yaitu Ikan Gindara Woku khas Manado telah datang. disajikan dengan nasi hangat, menu ini langsung bikin liur saya banjir. Ikan Gindara dimasak dengan bumbu Woku, manis-pedas-asam-gurih semua hadir dalam satu hidangan. Rasa kuat dari daun serai dan kemangi menyeimbangkan rasa dari ikannya itu sendiri. Potongan besar, tanpa duri, dan juicy! Langsung ludes kurang dari 15 menit. :p

Sebagai penutup, saya akhirnya meminta saran pelayan menu apa yang pas untuk ngemil tapi tidak terlalu berat. Lalu pelayan menyarankan saya untuk memesan Stuffed Chicken Wing served with Spicy Barbecue Sauce. Saya kira saya masih akan menemukan tulang pada sayap ayamnya, ternyata prosesnya daging ayam dikeluarkan dari kulit, memisahkan tulangnya, lalu dimasukkan kembali ke kulit sayap ayam tersebut, barulah untuk proses pebumbuan dan penggorengan. Sehingga akan menyisakan tulang hanya pada ujung sayapnya saja. Jenius!

Perut sudah kenyang, tapi Anti masih mengajak saya untuk mengunjungi SLAM: Sky Lounge At Mercure. Berlokasi di lantai teratas hotel, SLAM memiliki pemandangan indah Jakarta. Pemandangan yang masih terlihat hijau bersanding dengan gedung-gedung di kejauhan, jarak pandang yang luas tak terhalangi sesuatu di sekitarnya. Sambil menikmati indahnya tempat ini, saya habiskan waktu sore itu dengan segelas Red Carpet (Vodka Citron, Midori, Strawberry and Lime Juice).

Bicara soal Graffiti maupun SLAM, keduanya sangat cocok untuk menghabiskan waktu bersama teman, keluarga ataupun pasangan. Apalagi saat Hari Valentine, dijamin pengalaman berbeda bisa didapatkan di tempat ini. Apalagi untuk hari-hari spesial tempat ini selalu memberikan penawaran yang juga spesial. So, kalo kalian mau coba makanan enak plus tempat yang asik untuk santai ataupun tidur, tempat ini wajib dikunjungi.

NB: Lift-nya touchscreen lho! Baru pertama kali lihat untuk sebuah lift.. ^^
—–
Restoran Graffiti & SLAM
@ Mercure Jakarta Simatupang Hotel
Jl. R.A. Kartini No.18, Lebak Bulus
Jakarta Selatan 12440
Tel: +62 21 75 999 777 | Twitter @Mercure_Smtpg